
Pep Guardiola Tegaskan Man City Belum Menyerah Mengejar Arsenal
Pep Guardiola, Pelatih Manchester City Menegaskan Bahwa Klubnya Belum Menyerah Dalam Upaya Mengejar Gelar Juara Musim Ini. Musim Premier League 2025/2026 menyuguhkan persaingan gelar yang sangat ketat, terutama antara Manchester City dan Arsenal. Meski kini Arsenal memimpin klasemen dengan keunggulan poin yang cukup signifikan, manajer Manchester City. Pep Guardiola menegaskan bahwa peluang masih terbuka lebar untuk mengejar tim besutan Mikel Arteta. Bahkan saat pundak Man City terasa berat di beberapa laga terakhir.
City saat ini menempati posisi kedua di klasemen Premier League, namun masih tertinggal beberapa poin dari Arsenal yang kini menjadi pemuncak klasemen. Meskipun jarak ini membuat beberapa pihak meragukan peluang Man City, Pep Guardiola tetap yakin bahwa dengan sisa pertandingan yang masih panjang. Peluang mengejar Arsenal masih realistis dan pantas diperjuangkan.
Momentum dari Kemenangan Penting di Anfield
Momentum penting datang dari kemenangan dramatis Manchester City 2–1 atas Liverpool di Stadion Anfield pada 8 Februari 2026. City sempat tertinggal oleh gol Dominik Szoboszlai sebelum bangkit lewat gol Bernardo Silva dan penalti menit akhir oleh Erling Haaland, yang berhasil memastikan tiga poin krusial untuk City. Kemenangan ini membantu memperkecil jarak poin dengan Arsenal menjadi enam angka, sekaligus menjaga asa juara tetap hidup.
Guardiola mengakui bahwa laga tersebut merupakan dorongan besar secara mental dan menunjukkan karakter kuat timnya. Kemenangan di tempat yang sulit seperti Anfield memberi keyakinan tambahan bahwa peluang tetap ada meskipun jalur juara semakin menantang.
Pernyataan Pep Guardiola: “Masih Ada Peluang, Musim Belum Berakhir”
Dalam berbagai kesempatan, Guardiola menyampaikan pesan serupa: bahwa persaingan masih panjang dan belum layak disebut selesai. Menurutnya, masih banyak waktu tersisa di musim kompetisi untuk meraih hasil positif, terutama karena Arsenal akan menghadapi laga-laga berat dalam sisa pertandingan mereka.
Guardiola juga pernah menyatakan bahwa fokus utama City adalah terus meningkatkan performa sambil menjaga konsistensi tiap pekan. Pendekatan ini mencerminkan filosofi pelatih asal Spanyol itu — terus bekerja keras, memperbaiki kesalahan, dan mengambil peluang terbaik dari setiap laga yang tersisa.
Alasan City Tetap Optimis
Ada beberapa hal yang membuat Guardiola dan Man City yakin bahwa persaingan juara belum usai:
- Sisa Pertandingan yang Masih Banyak
Dengan lebih dari selusin laga tersisa, peluang matematis untuk mengejar masih terbuka lebar jika City mampu menjaga konsistensi hasil. - Keunggulan Pengalaman
Manchester City dikenal sebagai klub yang memiliki pengalaman juara berturut-turut di era Guardiola. Termasuk pencapaian gelar empat kali berturut-turut sebelumnya di Premier League. Hal ini memberi mereka modal pengalaman besar di fase kritis kompetisi. - Kapabilitas Pemain Kunci
Pemain seperti Erling Haaland dan pemain kreatif lainnya di skuad City masih mampu menjadi pembeda di momen-momen penting. Yang berarti mereka bisa mencetak gol penentu dalam laga-laga yang menentukan.
Tantangan Besar Menghadapi Arsenal
Arsenal sendiri tampil sangat kuat musim ini, mempertahankan konsistensi hasil dan memainkan sepak bola berkualitas yang membuat mereka layak memuncaki klasemen. Guardiola bahkan pernah menyebut Arsenal sebagai salah satu tim terbaik yang mereka kejar musim ini.
Namun, meskipun Arsenal terlihat stabil dan kuat, Guardiola menolak mengibarkan bendera putih. Ia menilai setiap pertandingan masih menjadi peluang untuk memaksakan kesalahan lawan — terutama karena tekanan juara dapat tumbuh seiring musim berjalan.
Pep Guardiola secara tegas menyampaikan bahwa Manchester City belum menyerah dalam perburuan gelar Premier League 2025/2026, meskipun mereka tertinggal di klasemen dari Arsenal. Dengan sisa pertandingan yang masih cukup banyak, pengalaman juara, performa pemain kunci. Dan momentum dari kemenangan besar seperti di Anfield, Guardiola menegaskan peluang timnya masih terbuka lebar. Penantian gelar juara musim ini masih jauh dari selesai. Dan Man City akan terus berusaha penuh untuk mengejar rival mereka di puncak klasemen.