Liverpool

Liverpool Berikan Penghormatan Untuk Jota Di Andfield

Liverpool Beri Penghormatan Kepada Diogo Jota Dan Adiknya André Silva Yang Mengalami Kecelakaan Tragis Di Spanyol. Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola setelah meninggalnya Diogo Jota, pemain andalan Liverpool yang di kenal karena determinasi. Ketajaman di depan gawang, dan sikap rendah hati di dalam maupun luar lapangan. Klub Liverpool secara resmi memberikan penghormatan mendalam kepada sang pemain. Yang telah menjadi bagian penting dari skuad sejak kedatangannya dari Wolverhampton Wanderers pada tahun 2020.

Sebagai bentuk penghormatan, seluruh pemain Liverpool mengenakan ban hitam saat pertandingan terakhir mereka di Anfield. Sebelum laga di mulai, suasana stadion hening dalam satu menit sebagai momen penghormatan kepada Jota. Di layar lebar Anfield, di tayangkan kompilasi momen-momen terbaik Jota selama membela The Reds—mulai dari gol debutnya, selebrasi ikonik, hingga kontribusinya saat Liverpool menjuarai Piala FA dan Carabao Cup.

Tak hanya itu, manajer Jurgen Klopp juga menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam. Dalam konferensi persnya, Klopp menyebut Jota sebagai pemain yang “tidak hanya luar biasa di lapangan, tetapi juga pribadi yang menginspirasi banyak orang dengan kerja keras, sikap positif, dan kecintaannya pada sepak bola.” Para rekan setim seperti Mohamed Salah, Trent Alexander-Arnold, hingga Alisson Becker juga menuliskan pesan emosional di media sosial, mengenang kebersamaan mereka dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang di tinggalkan.

Tribute untuk Jota tidak berhenti di situ. Fans Liverpool di seluruh dunia menggelar aksi simbolik dengan menyalakan lilin secara serentak dan menyanyikan “You’ll Never Walk Alone” sebagai bentuk perpisahan. Di luar stadion, karangan bunga, syal, dan surat dari suporter memenuhi gerbang utama Anfield.

Penghormatan ini menjadi bukti bahwa Jota telah meninggalkan jejak yang dalam di hati keluarga besar Liverpool, bukan hanya sebagai pemain, tetapi juga sebagai sosok yang di cintai oleh klub dan para penggemarnya.

Jota Dan Adiknya André Silva Mengalami Kecelakaan Maut Di Jalan Tol A‑52 Dekat Cernadilla

Pada malam Rabu—pagi dini hari Kamis, 3 Juli 2025, tepat sekitar pukul 00:40 CEST, Jota Dan Adiknya André Silva Mengalami Kecelakaan Maut Di Jalan Tol A‑52 Dekat Cernadilla, Zamora, Spanyol. Mereka tengah mengendarai sebuah Lamborghini Huracán warna hijau yang di sewa dan dalam perjalanan menuju pelabuhan Santander. Di mana mereka akan menyeberang ke Inggris karena Jota tidak di perbolehkan terbang setelah menjalani operasi paru‑paru .

Saat melewati jalur cepat dan hendak mendahului kendaraan lain, ban mobil di laporkan meletus mendadak. Akibatnya, mobil kehilangan kendali, menabrak pembatas jalan, terguling, dan akhirnya terbakar hebat . Api merambat hingga ke vegetasi pinggir jalan, dan oleh pihak berwenang di nyatakan bahwa kedua korban tewas seketika di lokasi akibat benturan keras dan kebakaran .

Unit 377 Guardia Civil Castilla y León, pemadam kebakaran, dan ambulans di kerahkan segera usai kecelakaan, namun tidak ada yang bisa di selamatkan . Identifikasi di lakukan melalui data sidik jari dan medis karena kondisi tubuh korban sangat parah .

Kabar meninggalnya Jota dan André sangat mengguncang dunia sepak bola. Liverpool FC mengumumkan duka mendalam, meminta privasi keluarga, dan selalu menyediakan dukungan penuh. Rekan setim dan pelatih, termasuk Klopp dan Slot, menyampaikan kesedihan mendalam dan menyatakan sulit menemukan kata‑kata yang tepat.

Di Portugal, ratusan warga, rekan atlet, pejabat, dan bahkan Perdana Menteri serta Presiden hadir di prosesi wake dan pemakaman di Gondomar. Mereka berdatangan di Igreja Matriz dan Capela da Ressurreição, mengenang Jota sebagai sosok yang bersinar, rendah hati, dan berprestasi tinggi.

Tragis ini terjadi hanya 11 hari setelah Jota menikah dengan Rute Cardoso pada 22 Juni 2025, dan meninggalkan seorang istri serta tiga anak. Kecelakaan ini meningkatkan kesadaran atas bahaya kecepatan tinggi dan pentingnya pengawasan kondisi kendaraan.

Kenangan Terbaik Jota Untuk Liverpool

Jota mungkin telah pergi untuk selamanya, namun jejaknya di Liverpool akan selalu di kenang sebagai salah satu bab paling berkesan dalam sejarah modern klub. Sejak bergabung dari Wolverhampton Wanderers pada tahun 2020. Jota langsung mencuri perhatian dengan gaya bermainnya yang agresif, pintar mencari ruang, dan naluri mencetak gol yang tajam. Dalam waktu singkat, ia menjelma menjadi salah satu pemain penting di lini depan The Reds.

Salah satu Kenangan Terbaik Jota Untuk Liverpool adalah penampilan briliannya di musim 2021/2022. Saat ia menjadi bagian dari skuad yang nyaris meraih quadruple (empat gelar dalam semusim). Jota mencetak 21 gol di semua kompetisi, termasuk gol-gol krusial di Liga Champions dan Piala Liga. Ia berperan penting dalam membawa Liverpool meraih Piala FA dan Carabao Cup, serta menembus final Liga Champions.

Momen tak terlupakan lainnya adalah brace ke gawang Arsenal pada semifinal Carabao Cup 2022 di Emirates Stadium. Dua golnya malam itu membawa Liverpool melaju ke final. Dan di sambut meriah oleh para fans sebagai bukti bahwa Jota adalah pemain yang mampu tampil di laga besar. Juga tak di lupakan adalah hat-trick cepatnya ke gawang Atalanta pada tahun 2020 di Liga Champions. Yang membuatnya menjadi pemain pertama setelah Michael Owen yang mencetak trigol tandang untuk Liverpool di Eropa.

Selain kontribusi gol, Jota di kenal karena kerja kerasnya di lapangan, kemampuannya menekan lawan, dan fleksibilitas bermain di berbagai posisi depan. Ia tak pernah ragu turun membantu pertahanan dan menjadi pemain yang sangat di andalkan Jurgen Klopp. Rekan-rekan setimnya kerap menyebut Jota sebagai “pemain tanpa ego” — selalu mendahulukan tim daripada statistik pribadi.

Jota meninggalkan rekor 52 gol dari 143 penampilan bersama Liverpool. Namun lebih dari angka, ia meninggalkan warisan semangat, determinasi, dan sikap profesional yang akan terus di kenang oleh para penggemar Liverpool.

Suporter Di Seluruh Dunia Turut Memberikan Penghormatan Dan Menyampaikan Belasungkawa

Kabar meninggalnya Diogo Jota dalam kecelakaan tragis bersama adiknya di Spanyol mengguncang dunia sepak bola. Tak hanya Liverpool sebagai klub yang ia bela, tetapi berbagai tokoh, klub, federasi. Dan Suporter Di Seluruh Dunia Turut Memberikan Penghormatan Dan Menyampaikan Belasungkawa mendalam atas kepergian sosok yang di kenal pekerja keras dan rendah hati itu.

Di Inggris, Premier League mengumumkan momen hening selama satu menit sebelum semua pertandingan pekan ini. Para pemain mengenakan ban lengan hitam, dan layar stadion menampilkan foto Jota dengan pesan “In Memory of Jota – 1996–2025”. Suporter di Anfield membuat lautan scarf merah dan spanduk bertuliskan “Once A Red, Always A Red”. Lagu “You’ll Never Walk Alone” di nyanyikan penuh haru oleh ribuan fans sebagai bentuk penghormatan terakhir.

Klub-klub besar seperti Manchester United, Real Madrid, Barcelona, Bayern München, dan Juventus menyampaikan belasungkawa melalui media sosial. Memuji profesionalisme dan dedikasi Jota selama berkarier. Cristiano Ronaldo, Mohamed Salah, Virgil van Dijk, hingga Bruno Fernandes membagikan kenangan pribadi mereka bersama Jota. Menyebutnya sebagai sosok yang baik, rendah hati, dan di cintai rekan-rekannya.

Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) juga menyatakan duka yang mendalam. Presiden FPF menyebut Jota sebagai “permata generasi emas Portugal” dan mengumumkan bahwa Timnas Portugal akan mengenakan jersey khusus bertuliskan nama Jota dalam laga berikutnya sebagai penghormatan. Bahkan UEFA dan FIFA menyampaikan ucapan belasungkawa resmi, menyebut Jota sebagai “panutan muda yang telah menginspirasi jutaan orang melalui permainan bersih dan etos kerja yang luar biasa.”

Di Gondomar, kota asal Jota, ribuan warga hadir dalam upacara pemakaman. Tidak hanya penggemar sepak bola, tetapi juga masyarakat umum, tokoh politik, dan pelatih masa kecilnya ikut memberikan penghormatan terakhir Liverpool.