Site icon BeritaTribun24

Manchester United Telah Ganti 10 Pelatih Dalam 13 Tahun Terakhir

Manchester United

Manchester United Telah Ganti 10 Pelatih Dalam 13 Tahun Terakhir

Manchester United Kini Telah Mencapai Rekor Baru Yaitu Telah Menggunakan 10 Manajer Dalam 13 Tahun Terakhir. Ini adalah rekor yang sangat mengagetkan banyak orang khususnya para penggemar sepak bola. Karena baru kali ini ada tim sepak bola yang telah berganti 10 kali manajer dalam 13 tahun. Sejak era kejayaan Sir Alex Ferguson berakhir pada 2013, Manchester United telah mengganti 10 pelatih, sebuah angka yang cukup mencerminkan krisis arah dan konsistensi klub.

Sir Alex Ferguson meninggalkan warisan yang sangat besar setelah lebih dari dua dekade membawa United meraih berbagai gelar. Namun, kepergiannya menjadi awal dari masa sulit. David Moyes di tunjuk sebagai penerus, tetapi hanya bertahan kurang dari satu musim. Setelah itu, kursi pelatih terus berganti, mulai dari Louis van Gaal, Jose Mourinho, Ole Gunnar Solskjaer, hingga Ralf Rangnick sebagai pelatih interim. Dan Sampai Hari ini nama Ruben Amorim juga ikut terputus karirnya karena kurang sesuai ekspektasi harapan dari sebuah Klub.

Padahal Amorim baru saja memulai karir kepelatihannya di Manchester United, tapi karena peforma yang tak kunjung konsisten Manajemen bertindak tegas untuk memecat Amorim. Hal ini membuat United harus mengeluarkan Dana pesangon lagi untuk Amorim karena telah memutus kontraknya sesuai dengan kesepakatan.

Pergantian pelatih yang terlalu sering membuat Manchester United kesulitan membangun identitas permainan yang jelas. Setiap pelatih datang dengan filosofi berbeda, sehingga tim harus terus beradaptasi. Hal ini berdampak pada performa pemain, strategi jangka panjang, hingga kebijakan transfer yang kerap berubah arah.

Tekanan besar dari fans united di dunia dan media juga menjadi tantangan juga. Sebagai klub besar, Manchester United selalu di tuntut untuk menang dan bersaing di papan atas. Ketika hasil tidak memuaskan, pelatih sering kali menjadi pihak pertama yang di sorot dan akhirnya di ganti.

Faktor Utama Kenapa Manchester United Kesulitan Setelah Sir Alex

Selama lebih dari 26 tahun, Sir Alex bukan hanya pelatih, tetapi juga sosok sentral yang mengatur hampir semua aspek klub. Setelah ia pensiun, Manchester United kesulitan menemukan kestabilan dan arah yang jelas. Ada beberapa Faktor Utama Kenapa Manchester United Kesulitan Setelah Sir Alex:

Hilangnya Figur Pemimpin yang Kuat

Sir Alex Ferguson memiliki pengaruh besar di ruang ganti, manajemen, hingga kebijakan transfer. Setelah ia pergi, tidak ada satu figur pun yang benar-benar mampu menggantikan peran tersebut. Pelatih yang datang silih berganti tidak memiliki kekuasaan dan wibawa sebesar Sir Alex.

Pergantian Pelatih Terlalu Sering

MU terlalu sering ganti pelatih dalam waktu singkat. Setiap pelatih membawa filosofi dan gaya bermain yang berbeda. Akibatnya, tim tidak pernah benar-benar matang karena selalu dalam tahap penyesuaian.

Kebijakan Transfer yang Tidak Konsisten

Pasca Sir Alex, Manchester United selalu melakukan pembelian pemain mahal tanpa perencanaan jangka panjang. Banyak pemain di beli bukan karena kebutuhan tim, tetapi karena nama besar. Hal ini membuat skuad tidak seimbang dan sulit berkembang.

Manajemen Klub Kurang Efektif

Kita tahu bahwa Fokus manajemen yang terlalu besar pada sisi bisnis di anggap mengorbankan aspek sepak bola. Keputusan strategis sering kali tidak sejalan dengan kebutuhan pelatih dan juga tim di lapangan.

Tekanan Besar dari Ekspektasi

Sebagai klub besar, Manchester United selalu di tuntut langsung sukses. Pelatih baru jarang diberi waktu cukup untuk membangun tim. Ketika hasil tidak cepat terlihat, pemecatan menjadi solusi instan. Ini yang buat fans juga kesal dan muak dengan tingkah dari Manajemen Klub.

Kegagalan Manchester United pasca Sir Alex bukan hanya kesalahan pelatih. Tetapi gabungan dari kurangnya kepemimpinan, manajemen yang tidak stabil, dan perencanaan jangka panjang yang lemah.

Nama-Nama Pelatih Yang Hampir Membawa United Sukses

Lalu siapa yang sejauh ini benar bisa di bilang paling mendekati sukses? meski belum sepenuhnya mengembalikan kejayaan klub. Berikut Nama-Nama Pelatih Yang Hampir Membawa United Sukses:

Jose Mourinho: Paling Sukses dari Segi Trofi

Jika di ukur dari prestasi, Jose Mourinho adalah pelatih yang paling mendekati kata sukses. Ia membawa Manchester United meraih Liga Europa, Piala Liga, dan Community Shield pada musim 2016–2017. Saat itu, United juga terlihat lebih kompetitif dan juga sudah memiliki mental juara.

Namun, pendekatan Mourinho yang cenderung defensif dan hubungannya yang kurang harmonis dengan pemain serta manajemen membuat masa jabatannya tidak bertahan lama. Meski begitu, secara hasil nyata, Mourinho masih menjadi pelatih tersukses pasca era Sir Alex.

Ole Gunnar Solskjaer: Stabilitas dan Identitas Permainan

Ole Gunnar Solskjaer mungkin tidak banyak meraih trofi, tetapi ia di anggap paling mendekati sukses dari sisi stabilitas dan suasana tim. Di bawah asuhannya, Manchester United beberapa kali finis di empat besar Liga Inggris dan mencapai final Liga Europa.

Ole juga berhasil membangun kembali rasa kebersamaan di ruang ganti serta memberi kepercayaan kepada pemain muda. Sayangnya, kurangnya pengalaman taktik di laga-laga besar membuat United gagal meraih gelar.

Louis van Gaal: Fondasi Jangka Panjang

Louis van Gaal membawa Piala FA, satu-satunya trofi domestik yang di raih United dalam periode tersebut. Ia juga berjasa membangun fondasi dengan memperkenalkan pemain muda seperti Marcus Rashford. Namun, gaya bermain yang di anggap membosankan membuatnya kurang di terima fans.

Itulah tadi beberapa nama yang telah memberikan beberapa trofi kepada United. Dan bisa di bilang juga sudah cukup berjasa dalam kebangkitan Manchester United.

Nama Paling Terdepan Untuk Mengambil Alih Sementara

Dengan banyaknya tekanan dari fans dan tuntutan hasil positif, United kini berada di persimpangan untuk memilih pelatih baru yang mampu membawa klub kembali ke performa terbaiknya.

Ole Gunnar Solskjaer – Favorit Interim Manager

Nama Paling Terdepan Untuk Mengambil Alih Sementara adalah Ole Gunnar Solskjaer, mantan pelatih dan legenda klub. Solskjaer telah berada dalam pembicaraan lanjutan dengan pihak klub untuk menjadi interim manager sampai akhir musim. Ia mendapat dukungan dari beberapa pemain penting serta legenda klub karena rekam jejaknya sebelumnya di Old Trafford.

  1. Michael Carrick & Ruud van Nistelrooy – Kandidat Internal

Selain Solskjaer, Michael Carrick — mantan asisten pelatih dan pemain United — juga di sebut-sebut sebagai kandidat yang masuk dalam pertimbangan. Carrick memahami kultur klub dan bisa menjadi pilihan untuk periode singkat sampai klub menunjuk pelatih permanen.

Nama Ruud van Nistelrooy, mantan striker United, juga muncul sebagai kandidat untuk peran interim atau bahkan jangka lebih panjang jika tampil meyakinkan.

  1. Kandidat Permanen Musim Depan (Jangka Panjang)

Sementara untuk pelatih tetap yang akan memimpin tim dalam jangka panjang, sejumlah nama besar telah di kaitkan dengan Old Trafford, termasuk:

Jadi siapakah menurut kamu yang akan Cocok menggantikan Amorim Sebagai Pelatih Tetap di Manchester United. Nama-nama di atas sangat di harapkan banyak fans united, semoga siapapun nanti yang jadi pelatih MU, bisa membuat kemenangan Kepada Manchester United.

Exit mobile version