Site icon BeritaTribun24

Bendungan Selorejo Malang, Lokasi, Daya Tarik & Aktivitas Wisata

Bendungan Selorejo

Bendungan Selorejo Malang, Lokasi, Daya Tarik & Aktivitas Wisata

Bendungan Selorejo Malang, Jawa Timur, Kini Tampil Sebagai Salah Satu Destinasi Wisata Air Yang Kian Menarik Perhatian Wisatawan Domestik. Menyuguhkan pemandangan alam yang memukau serta beragam aktivitas air yang menantang sekaligus menyenangkan, tempat ini telah berkembang dari sekadar bendungan irigasi menjadi kawasan wisata yang hidup dan dinamis.

Di kelola oleh Perum Jasa Tirta I (PJT I), kawasan Bendungan Selorejo tidak hanya menawarkan panorama waduk yang tenang di kaki pegunungan, tetapi juga beragam wahana olahraga air seperti Stand Up Paddle dan kano (kayak) yang menjadi magnet utama bagi wisatawan muda dan keluarga.

Bendungan Selorejo berada di tengah lanskap perbukitan yang rindang, dengan udara sejuk khas pegunungan yang menyambut para pengunjung. Hamparan air seluas ratusan hektar di padu dengan tiga gunung yang mengelilingi kawasan menciptakan suasana alam yang tenang. Cocok bagi wisatawan yang ingin melepas penat dari aktivitas kota sehari-hari.

Lokasinya sekitar 50 menit perjalanan dari pusat Kota Batu, membuat Selorejo bisa di jadikan pilihan wisata akhir pekan tanpa harus menempuh perjalanan jauh dari pusat Malang Raya. Kawasan waduk juga memiliki fasilitas parkir yang memadai dan jalur akses yang terus di benahi oleh pengelola agar pengalaman berwisata makin nyaman.

Dua Aktivitas Air Baru Yang Menjadi Sorotan Di Bendungan Selorejo

Dua Aktivitas Air Baru Yang Menjadi Sorotan Di Bendungan Selorejo adalah Stand Up Paddle (SUP) dan kano (kayak). Stand Up Paddle mengajak pengunjung berdiri di atas papan di permukaan air dan menggunakan dayung untuk mengendalikan arah. Kegiatan ini di kenal sebagai olahraga air yang menyenangkan sekaligus menantang keseimbangan tubuh. Pelatih dan instruktur lokal telah disediakan untuk membantu pengunjung pemula yang ingin mencoba.

Sementara kano atau perahu kayak memberikan pengalaman berbeda: peserta duduk atau berlutut di perahu kecil dan harus mendayung dengan ritme yang tepat untuk mengarungi permukaan waduk. Teknik mendayung yang benar menjadi kunci untuk menikmati sensasi berkeliling tanpa terombang-ambing terlalu jauh. Pengelola menyediakan helm dan jaket pelampung sebagai bagian dari standar keselamatan bagi para peserta.

Harga untuk mencoba wahana ini terbilang terjangkau. Tiket Stand Up Paddle di banderol sekitar Rp75.000 per orang, sementara kano sekitar Rp100.000 per orang. Pengunjung juga wajib melakukan reservasi terlebih dahulu melalui pengelola PJT I.

Menjadi Destinasi Sport Tourism Terpadu

Menurut Direktur Operasional PJT I, Milfan Rantawi, pengembangan fasilitas air ini dalam rangka memperluas pasar wisatawan. Khususnya kalangan muda dan keluarga yang mencari pengalaman berbeda dari wisata alam tradisional. Penambahan wahana olahraga air di nilai strategis karena dapat menarik minat wisatawan untuk lebih lama berada di lokasi, baik untuk rekreasi petualangan maupun aktivitas santai.

Bendungan Selorejo tidak berhenti pada Stand Up Paddle dan kano saja. Kawasan ini rencananya akan terus di kembangkan menjadi pusat sport tourism bertaraf internasional. Termasuk potensi untuk menggelar event olahraga besar seperti triathlon yang melibatkan renang, bersepeda, dan lari. Targetnya adalah satu event nasional dan satu event internasional setiap tahunnya.

Selain itu, fasilitas akomodasi di sekitar bendungan juga semakin lengkap. Pilihan cottage, hotel, bahkan area camping tersedia bagi wisatawan yang ingin bermalam, menikmati suara alam, dan menyaksikan langit malam di tepi danau.

Potensi Ekonomi Lokal dan Konservasi Lingkungan

Transformasi Bendungan Selorejo menjadi destinasi wisata membawa dampak positif yang lebih luas. Wilayah yang semula di kenal sebagai infrastruktur irigasi kini menjadi penggerak ekonomi lokal. Usaha mikro kecil menengah (UMKM) seperti warung kopi, penyewaan peralatan wisata, dan jasa pemandu lokal berkembang pesat.

Selain menitikberatkan pada hiburan dan olahraga air, pengelola juga terus menjaga konservasi lingkungan kawasan waduk. Upaya pemeliharaan kondisi air, pengerukan sedimen secara berkala, dan keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan kawasan menjadi bagian dari strategi jangka panjang.

Exit mobile version